Cara memakai hasil kalkulator ini
Angka pakan di atas adalah titik awal, bukan aturan mati. Ikan yang sehat di air yang baik biasanya menghabiskan pakan dalam 10–15 menit. Pakai patokan ini:
- Pakan habis cepat dan ikan masih mencari → boleh naikkan sedikit (±10%) pada pemberian berikutnya.
- Pakan masih tersisa setelah 15 menit → kurangi. Pakan sisa membusuk, menaikkan amonia, dan memicu penyakit.
- Hujan deras, cuaca dingin, air berbau, atau ikan megap-megap di permukaan → kurangi pakan hingga setengahnya, atau puasakan sehari.
- Ikan sakit → kurangi atau hentikan pakan sementara sambil memperbaiki kualitas air.
Cara mengetahui berat rata-rata ikan (sampling)
- Tangkap 10–20 ekor secara acak, jangan hanya yang paling besar.
- Siapkan ember berisi air, timbang dulu ember dan airnya.
- Masukkan ikan, timbang lagi. Selisihnya adalah berat total ikan.
- Bagi berat total dengan jumlah ekor. Itulah berat rata-rata.
Lakukan sampling tiap 7–10 hari. Ikan tumbuh, jadi jatah pakan harian ikut naik.
Acuan persentase pakan per hari
Persentase dihitung dari total bobot ikan di kolam (biomassa). Ikan kecil makan lebih banyak dibanding bobot tubuhnya daripada ikan besar.
| Berat ikan | Lele & Patin | Nila | Gurame |
|---|---|---|---|
| < 5 gram | 8–10% | 8–10% | 5–7% |
| 5–20 gram | 5–6% | 5–7% | 3–5% |
| 20–50 gram | 4–5% | 4–5% | 3–5% |
| 50–100 gram | 3–4% | 3–4% | 2–3% |
| > 100 gram | 2–3% | 2–3% (> 250 g: 1,5–2%) | 1,5–3% |
Angka acuan umum yang lazim dipakai dalam penyuluhan budidaya. Anjuran pada label pakan dan kondisi kolam Anda tetap jadi pegangan utama. Gurame juga biasa diberi daun (sente, talas) sebagai pakan tambahan.
Apa itu FCR dan kenapa penting?
FCR (Feed Conversion Ratio) adalah berapa kg pakan yang dibutuhkan untuk menambah 1 kg bobot ikan. Contoh: Anda menghabiskan 1.200 kg pakan dan panen bertambah 1.000 kg, berarti FCR = 1,2.
Karena pakan adalah biaya terbesar (sering 60–70% dari total biaya), selisih FCR kecil saja sangat terasa. Pada panen 1 ton, FCR 1,0 dibanding 1,3 berarti selisih 300 kg pakan.
Cara menghitung FCR sendiri
- Catat semua pakan sejak tebar (paling mudah: jumlah karung yang habis × isi karung).
- Berat saat tebar = jumlah benih × berat rata-rata benih.
- Timbang total hasil panen (atau perkirakan dari sampling × jumlah ikan hidup).
- FCR = total pakan ÷ (berat panen − berat tebar). Pakai kalkulator "Hitung FCR kolam Anda" di atas.
| Jenis ikan | FCR acuan (umum) |
|---|---|
| Lele | 0,8–1,1 |
| Nila, Patin | 1,2–1,5 |
| Gurame | 1,5–2,0 |
Penyebab FCR membengkak
- Pakan berlebih dan tersisa (paling sering).
- Kualitas air buruk: oksigen rendah membuat ikan makan tapi tidak tumbuh.
- Ikan sakit atau stres, atau padat tebar terlalu tinggi.
- Ukuran pelet tidak sesuai bukaan mulut ikan.
